📈 Bitcoin Naik ke Sekitar $92,5K Setelah Data Inti CPI yang Lebih Rendah dari Harapan
Bitcoin (BTC) sedikit meningkat menuju $92.500 setelah data Indeks Harga Konsumen (CPI) inti terbaru dari AS muncul di bawah ekspektasi pasar, mengurangi kekhawatiran terhadap inflasi yang terus tinggi dan memperkuat optimisme terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter di masa depan.
📊 Data Makro Mendorong Sentimen Pasar
Angka CPI inti yang lebih rendah dari yang diharapkan menunjukkan tekanan inflasi mungkin sedang melambat, memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve AS bisa beralih ke pemotongan suku bunga akhir tahun ini. Secara historis, suku bunga yang lebih rendah mendukung aset berisiko, termasuk kripto mata uang.
🚀 Aksi Harga Bitcoin
Setelah rilis CPI:
• BTC rebound di atas level $92K
• Momentum beli meningkat saat para pedagang meninjau ulang risiko makro
• Sentimen risiko membaik di seluruh pasar aset digital
Data inflasi yang lebih rendah sering mengurangi biaya peluang menyimpan aset tanpa imbal hasil seperti Bitcoin, sekaligus melemahkan dolar AS — faktor-faktor yang dapat mendukung permintaan BTC.
⚠️ Outlook Pasar
Meskipun data CPI memberikan momentum bullish jangka pendek, para pedagang tetap waspada menghadapi:
• Ketidakpastian makroekonomi yang berlanjut
• Sinyal kebijakan Federal Reserve yang akan datang
• Sentimen risiko global yang lebih luas
Level kunci yang perlu diawasi meliputi $90K sebagai dukungan jangka pendek dan $93K–$95K sebagai resistensi, yang bisa menentukan apakah Bitcoin bisa mempertahankan momentum naiknya.
🔍 Apa Selanjutnya?
Partisipan pasar akan memantau dengan cermat:
• Komentar Federal Reserve
• Rilis data ekonomi AS yang akan datang
• Aktivitas on-chain dan tren likuiditas
Faktor-faktor ini kemungkinan besar akan menentukan arah langkah besar berikutnya Bitcoin.
#Bitcoin❗ #BitcoinForecast #StrategyBTCPurchase #StrategyBTCPurchase