10 KESALAHAN UMUM KETIKA TRADING CRYPTO
Peringatan serius untuk investor baru & lama
1. Penyalahgunaan Leverage
Leverage tinggi = risiko tinggi. Satu candle yang berlawanan dapat menghapus akun.
→ Gunakan maksimal 5x dan selalu atur stop loss.
2. Trading Berdasarkan Emosi
FOMO dan kepanikan adalah musuh yang paling berbahaya.
→ Ikuti strategi yang telah ditentukan, bukan emosi.
3. Mengabaikan Keamanan
Hacker tidak perlu memberi peringatan sebelumnya.
→ Gunakan dompet dingin, aktifkan 2FA, lindungi seed phrase dengan hati-hati.
4. Menyalin perintah secara membabi buta
Trading berdasarkan saran tanpa memahami adalah tindakan yang tidak aman.
→ DYOR: Lakukan penelitian sendiri tentang proyek, tim, tokenomics.
5. Trading untuk membalas dendam
Ingin cepat memulihkan kerugian sering kali mengarah pada kerugian yang lebih besar.
→ Berhenti sejenak, tenangkan diri, lalu kembali ke pasar.
6. Tidak ada rencana trading
Tidak ada strategi = kehilangan arah.
→ Buat rencana yang jelas: titik masuk, titik keluar, rasio risiko.
7. FOMO ketika harga sudah naik tajam
Masuk posisi ketika semua orang sudah membeli bisa membuat Anda jadi orang terakhir.
→ Tunggu penyesuaian atau sinyal yang lebih jelas.
8. Tidak mengelola risiko
Menginvestasikan semua modal dalam satu transaksi = risiko yang tidak perlu.
→ Risiko setiap transaksi harus dibatasi dalam 1–2% dari portofolio.
9. Mengikuti candle hijau tanpa analisis
Satu candle naik bukanlah sinyal beli yang kuat.
→ Perlu konfirmasi tambahan: volume, pola teknikal.
10. Tidak mau memotong kerugian
“Pasti akan pulih” adalah kalimat yang paling berbahaya.
→ Selalu ada rencana untuk keluar – dan patuhi itu.
PENUTUP:
Trading yang efektif membutuhkan pengetahuan, strategi, dan disiplin.
Pasar akan memberi imbalan kepada siapa yang tahu mengendalikan diri sebelum mengendalikan keuntungan.
#CryptoMindset #TradeSmarter #ManageRisk #CryptoDiscipline #LearnBeforeEarn