Menurut Cointelegraph, Ripple sedang membuat kemajuan signifikan dalam memperluas kehadiran regulasinya di Eropa, setelah mendapatkan izin awal sebagai lembaga uang elektronik dari otoritas keuangan Luksemburg. Perusahaan pembayaran berbasis blockchain ini mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah menerima persetujuan awal untuk izin Lembaga Uang Elektronik (EMI) dari Komisi Pengawas Sektor Keuangan Luksemburg (CSSF). Perkembangan ini merupakan langkah penting menuju persetujuan penuh, yang memungkinkan Ripple untuk menawarkan layanan pembayaran yang diatur dalam stablecoin dan aset digital lainnya di seluruh Uni Eropa berdasarkan aturan passporting, dengan syarat memenuhi kondisi tambahan.

Cassie Craddock, direktur manajemen Ripple untuk Inggris dan Eropa, menekankan pentingnya persetujuan awal ini, menyatakan bahwa hal tersebut memungkinkan Ripple untuk menyediakan infrastruktur aset digital penting bagi klien di seluruh Eropa. Persetujuan ini, dikeluarkan dalam bentuk surat "lampu hijau" dari CSSF, menunjukkan komitmen Ripple terhadap Eropa, wilayah di mana perusahaan memiliki banyak kantor. Ripple beroperasi di 15 kantor secara global, termasuk lokasi di London, Dublin, Luksemburg, Jenewa, dan Reykjavik. Craddock memuji pendekatan progresif CSSF dalam pengawasan, mencatat bahwa Luksemburg sedang menempatkan dirinya sebagai pusat utama inovasi keuangan dengan menawarkan kerangka yang seragam dan kepastian hukum yang diperlukan bagi industri. Ia menekankan bahwa kejelasan regulasi sangat penting bagi adopsi institusional, dan dengan memprioritaskan operasi yang sesuai MiCA, Ripple memungkinkan bisnis-bisnis di wilayah ini untuk memanfaatkan era baru inovasi keuangan.

Kemajuan regulasi Ripple di Luksemburg mengikuti pencapaian terbarunya di Inggris, di mana anak perusahaannya di Inggris, Ripple Markets UK, menerima otorisasi EMI dan bisnis aset kripto dari Otoritas Kepatuhan Keuangan (FCA) pada hari Jumat lalu. Perusahaan ini juga secara aktif mengejar persetujuan di bawah kerangka Kerangka Pasar Aset Kripto (MiCA) Uni Eropa, dengan tujuan mendapatkan izin penyedia layanan aset kripto (CASP) dalam beberapa bulan ke depan. Izin baru dari UE dan Inggris ini akan memperkuat portofolio lebih dari 75 otorisasi regulasi Ripple di seluruh dunia, menempatkannya sebagai salah satu perusahaan kripto dengan lisensi terbanyak secara global. Dari persetujuan-persetujuan ini, Ripple memiliki izin pemindah uang di 43 negara bagian dan wilayah AS, serta otorisasi di Singapura, Dubai, dan Kepulauan Cayman, ditambah persetujuan tambahan yang diperoleh melalui platform yang diakuisisi seperti Layer2 Financial dan Hidden Road.