Pada tanggal 9 Januari 2026, Ripple mengajukan surat resmi kepada Crypto Task Force SEC, menjelaskan visi mereka mengenai struktur pasar aset digital yang berbasis hukum. Dorongan kebijakan ini muncul seiring berjalannya legislasi kripto besar, khususnya Undang-Undang Klarifikasi Pasar Aset Digital 2025 (CLARITY Act), yang sedang diproses di Senat AS pada awal 2026.
Poin-Poin Utama Surat Ripple
Penolakan terhadap "Desentralisasi" sebagai Standar Hukum: Ripple berpendapat bahwa desentralisasi merupakan kontinum yang subjektif dan dinamis yang menciptakan "ketidakpastian yang tidak dapat ditoleransi" dalam klasifikasi hukum.
Fokus pada Hak yang Dapat Ditegakkan: Perusahaan mendesak SEC untuk menerapkan kerangka berdasarkan hak dan kewajiban hukum, bukan berdasarkan "minat ekonomi pasif" atau "harapan keuntungan".
Perlakuan Pasar Sekunder: Ripple menegaskan bahwa setelah distribusi primer (seperti ICO) selesai, aset dasar seharusnya tidak secara permanen dianggap sebagai surat berharga dalam perdagangan pasar sekunder di mana tidak ada hubungan langsung (privity).
Definisi Objektif Pengendalian: Surat tersebut menyarankan SEC hanya boleh menggunakan yurisdiksi jika penerbit tetap memiliki "pengendalian" unilateral atas aturan jaringan atau kode token, yang harus didefinisikan secara objektif.

Konteks Regulasi dan Legislasi pada Tahun 2026
Status Klarifikasi Act: Act Klarifikasi (H.R. 3633) telah lulus di Dewan Perwakilan Rakyat pada Juli 2025 dan sedang menjalani pembahasan komite Senat per Januari 2026. Undang-undang ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sebagian besar mata uang kripto dewasa sebagai komoditas di bawah pengawasan CFTC.
Kedudukan Hukum Ripple: Eksekutif Ripple baru-baru ini menjelaskan bahwa meskipun mereka mendukung Act Klarifikasi untuk memberikan kejelasan industri secara umum, XRP sudah memiliki status hukum unik sebagai non-keamanan di AS karena putusan pengadilan yang telah selesai pada 2023 dan 2025.
Kepemimpinan Tim Tugas SEC: Tim Tugas Kripto, yang saat ini dipimpin oleh Komisaris Hester Peirce, ditugaskan untuk menciptakan "jalur pengaturan yang masuk akal" yang membedakan antara surat berharga dan non-surat berharga.

"BERBAGI ITU BAIK"
XRP KE BULAN
MARILAH KITA BUAT XRP MENJADI HEBAH KEMBALI
Pernyataan Penyanggahan: Informasi dan pengetahuan dibagikan. Bukan merupakan nasihat keuangan.
