Wyckoff pada Grafik ASTER: Mengapa Banyak Trader Membeli Dolar yang Salah?
Ketika melihat grafik ASTER, banyak trader mengasumsikan bahwa gerakan mendatar setelah penurunan tajam merupakan fase akumulasi, tetapi menurut teori Wyckoff, struktur ini jelas mewakili fase distribusi. Harga mengalami penurunan tajam, diikuti oleh rebound yang lemah dan rentang yang berkepanjangan, memungkinkan pemain besar secara bertahap mendistribusikan posisi mereka kepada trader ritel. Grafik menunjukkan Selling Climax yang jelas selama penjualan panik dengan volume tinggi, diikuti oleh Automatic Rally yang membentuk batas atas rentang distribusi. Harga kemudian kembali untuk menguji level terendah dalam Secondary Test dengan volume yang jelas lebih rendah, menandakan permintaan yang lemah.
Sepanjang rentang ini, setiap kenaikan menghasilkan high yang lebih rendah, volume perdagangan menurun, dan pergerakan naik gagal dengan cepat. Ini adalah tahap di mana banyak trader terkecoh untuk mengira pasar sedang mengakumulasi hanya karena harga terlihat murah, padahal uang pintar sedang perlahan keluar. Ketika harga menembus di bawah rentang, fase distribusi dikonfirmasi dan tren turun kembali dimulai. Wyckoff tidak dirancang untuk membantu trader menangkap dasar pasar, tetapi untuk membantu mereka memahami kapan tidak harus membeli dan menghindari menjadi likuiditas bagi pasar.

