Trump Tunda Tarif Furnitur, Kenaikan Diundur hingga 2027
Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menunda kenaikan tarif impor furnitur, termasuk lemari dapur dan meja rias, hingga 1 Januari 2027. Keputusan ini membatalkan rencana kenaikan tarif agresif yang semestinya berlaku hari ini, dengan besaran yang sebelumnya diproyeksikan bisa mencapai 50%.
Untuk sementara, tarif lama sebesar 25% tetap diberlakukan. Penundaan ini disebut dipicu oleh proses negosiasi dagang yang diklaim berjalan “produktif”, sekaligus menjadi langkah politik untuk meredam kekecewaan publik atas harga barang konsumsi yang masih tinggi.
Bagi pasar, keputusan ini memberi napas tambahan bagi sektor manufaktur dan ritel, sekaligus menahan tekanan inflasi dari sisi impor dalam jangka pendek. Namun, ketidakpastian tetap membayangi karena isu tarif ini hanya ditunda, bukan dihapus.
Follow akun Menjadi Trader untuk update makro global, kebijakan perdagangan, dan dampaknya ke market tanpa bias. #menjaditrader #trump #tarif #makroekonomi #marketupdate
NFA, DYOR.
Justin Sun Rogoh Rp75 Miliar demi Buffett, Tapi Bitcoin Tetap Ditolak
Pendiri Tron, Justin Sun, pernah membayar US$4,5 juta atau sekitar Rp75 miliar hanya untuk makan siang bersama Warren Buffett. Di balik pertemuan mahal itu, Sun mencoba meyakinkan sang legenda investasi agar melirik Tesla dan Bitcoin sebagai peluang masa depan.
Namun, ajakan tersebut ditolak. Buffett menilai mereka yang terbiasa dengan keuangan tradisional dan sistem moneter konvensional sulit melihat nilai riil kripto. Menurutnya, Bitcoin dan aset digital bersifat kompleks, berbasis “machine language”, dan berbeda jauh dari instrumen keuangan yang ia pahami.
Menariknya, Sun justru melihat penolakan itu sebagai alasan utama ia memegang Bitcoin. Baginya, kripto dan blockchain adalah “uang untuk internet”, ekosistem yang akan berjalan seiring dengan AI dan teknologi digital, bukan sistem keuangan lama berbasis dolar.
Di sisi lain, Buffett tetap menegaskan bahwa siapa pun yang ingin terjun ke kripto harus memahami bisnis dan asetnya secara mendalam. Tanpa pengalaman nyata, peluang sukses di dunia kripto akan sangat terbatas.
Follow akun Menjadi Trader untuk kisah kripto, mindset investor besar, dan insight market tanpa gimmick. #menjaditrader #bitcoin #crypto #warrenbuffett #investasi
NFA, DYOR.
Rupiah menutup perdagangan akhir 2025 dengan penguatan ke level Rp16.680 per dolar AS. Stabilnya nilai tukar ini tak lepas dari langkah agresif Bank Indonesia yang aktif melakukan intervensi di pasar demi menjaga kepercayaan dan stabilitas makro.
Pertanyaannya, apakah penguatan ini berlanjut? Memasuki 2026, arah rupiah masih akan sangat dipengaruhi kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta konsistensi BI menjaga likuiditas dan arus modal asing. Level Rp16.000 kini kembali masuk radar, namun jalannya jelas tidak akan mulus.
Follow akun Menjadi Trader untuk pantau makro, FX, dan dampaknya ke saham & crypto tanpa basa-basi. #menjaditrader #rupiah #dolar #makroekonomi #marketupdate
NFA, DYOR.
Pasar global sedang menahan napas. Dengan probabilitas 82,8% suku bunga diperkirakan tetap, konsensus kini terlalu satu arah. Justru di kondisi seperti ini, kejutan kecil dari The Fed berpotensi memicu volatilitas besar di DXY, obligasi, saham, hingga kripto.
Kripto menjadi aset paling sensitif terhadap perubahan likuiditas. Nada dovish membuka peluang aliran dana ke Bitcoin, Ethereum, dan big caps. Sebaliknya, sinyal hawkish bisa memperbesar risiko koreksi lanjutan.
FOMC bukan sekadar agenda rutin, melainkan katalis likuiditas yang bisa menentukan arah market berikutnya. Dalam 27 hari ke depan, setiap pernyataan The Fed akan punya dampak besar.
Follow akun Menjadi Trader biar gak telat baca arah market. #menjaditrader #FOMC #Bitcoin #CryptoMarket #Macro
NFA, DYOR.
Dragonfly Capital: Bitcoin Bisa Tembus $150.000, Tapi Dominasi Mulai Tergeser
Perusahaan investasi Dragonfly Capital merilis outlook kripto dan AI untuk 2026 dengan proyeksi agresif. Dalam laporannya, Bitcoin diperkirakan berpotensi menembus level US$150.000 sebelum akhir 2026. Meski begitu, dominasi Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar kripto diprediksi akan menurun.
Managing Partner Dragonfly, Haseeb Qureshi, menilai Bitcoin tetap menjadi aset utama, namun pertumbuhan ekosistem kripto yang makin luas akan mendorong aset lain mengambil peran lebih besar. Ethereum dan Solana diproyeksikan tetap solid, ditopang aktivitas developer dan adopsi aplikasi yang berkelanjutan. Sebaliknya, sejumlah blockchain yang disebut sebagai “fintech L1s” diperkirakan gagal memenuhi ekspektasi dan berkinerja di bawah pasar.
Dari sisi institusional, Dragonfly memperkirakan setidaknya satu perusahaan Big Tech akan meluncurkan atau mengakuisisi dompet kripto. Selain itu, makin banyak perusahaan Fortune 100 diprediksi mulai menggunakan blockchain sebagai infrastruktur pembayaran dan settlement, menandai integrasi kripto yang semakin dalam dengan sistem keuangan tradisional.
Follow akun Menjadi Trader untuk insight makro, proyeksi market, dan sudut pandang kripto tanpa bias. #menjaditrader #bitcoin #ethereum #solana #cryptonews
NFA, DYOR.
Hambatan ATH Token di Ekosistem 2026
Token pada Ethereum (alamat 0x...), BNB Chain, Sui, Solana (alamat HE...), serta Toncoin (alamat UQ...) sulit capai all-time high (ATH) baru, meski jaringan induk ekspansif. Faktor fundamental mendominasi.
1. Tantangan Tokenomics
Proyek sering luncurkan dengan fully diluted valuation (FDV) membengkak tapi pasokan beredar minim.
Token Unlock: Pelepasan massal untuk tim dan investor awal ciptakan tekanan jual berkelanjutan.
Inflasi Pasokan: Pencetakan token melebihi permintaan halangi kenaikan harga.
2. Ketidakseimbangan Likuiditas
Likuiditas jaringan utama dalam, tapi distribusi ke token sekunder stagnan.
Investor prioritaskan native coin seperti ETH atau BNB yang lebih stabil, meninggalkan token kecil terisolasi.
3. Fragmentasi dan Persaingan
Ribuan proyek bagi perhatian modal.
Rotasi Cepat: Tren berganti dari DeFi ke memecoin, tinggalkan token lama.
Adopsi Lemah: Token tanpa utilitas riil gagal pertahankan nilai jangka panjang.
$BTC $ETH $BNB
{spot}(BNBUSDT)