**Bitcoin Jatuh di Bawah US$90.000 Usai Kabar Serangan AS ke Venezuela**
Harga Bitcoin (BTC) mendadak melemah ke bawah US$90.000 pada Sabtu (03/01) sore setelah sebelumnya sempat menyentuh level US$91.000. Kenaikan BTC terhenti seiring beredarnya laporan ledakan di Caracas, Venezuela, yang memicu sentimen negatif pasar.
Sejumlah laporan media internasional menyebut ledakan tersebut diduga berkaitan dengan potensi serangan Amerika Serikat, meski belum ada konfirmasi resmi.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya beberapa kali memperingatkan Venezuela soal kemungkinan serangan darat dan disebut telah mengerahkan armada laut di kawasan Karibia.
Pasca laporan BBC dan CNN beredar, harga Bitcoin langsung bergejolak dan melemah lebih dari US$1.000 dalam waktu kurang dari satu jam. Aset crypto terbesar dunia itu kini berada di kisaran US$89.500 $BTC
aku punya alat untuk mencari kepingan dolar coba miners ini guys setiap mengumpulkan 2000 gem bisa ditukar $1 selamat mencari kepingan dolar ini link buat mendaftar https://gamety.org/?ref=180523
Beban Zinsen auf die US-Staatsschulden von Jahr zu Jahr nach der Covid-19-Pandemie
Zu Beginn der Covid-19-Pandemie im Jahr 2020 betrug die kumulierte Verschuldung der US-Bürger nur $345 Milliarden, so ein Jahr später. Als die globalen Bedingungen jedoch begannen, sich zu ändern, insbesondere in Bezug auf geopolitische Spannungen, und als die Zentralbanken begannen, die fiskalische Politik durch Zinspolitik zu straffen, erlebte die Staatsverschuldung exponentielle Anstiege bis heute auf $970 Milliarden. Und wenn dieser Anstiegstrend anhält, könnte die Gesamterhöhung der Staatsverschuldung von $2,2 Billionen im nächsten Jahrzehnt eintreten.
Dies würde einen Anstieg von +127% gegenüber den $970 Milliarden markieren, die im Haushaltsjahr 2025 berichtet wurden.
Dies geschieht, weil die Regierung voraussichtlich jedes Jahr etwa $2 Billionen im nächsten Jahrzehnt leihen wird, was die Zinszahlungen weiter erhöhen wird, da die Schulden steigen.
Infolgedessen werden mindestens etwa 50% des Geldes, das jedes Jahr geliehen wird, ausschließlich zur Tilgung dieser Schulden verwendet.
Und derzeit hat die US-Bundesregierung bereits $37 Billionen Schulden mit dem Potenzial für zusätzliche Schulden in den kommenden Jahren, die eine neue Obergrenze von etwa $41 Billionen erreichen könnten, basierend auf der Genehmigung durch das US-Parlament.
**Jika Bitcoin Kembali ke US$93 Ribu, Rp66 Triliun Posisi Short Bakal Terlikuidasi**
Menurut Bitcoin Exchange Liquidation Map, jika Bitcoin (BTC) kembali ke harga US$93.000, sekitar US$4 miliar atau Rp66 triliun posisi short bakal terlikuidasi.
Pasalnya, di area ini, para shorter mungkin memutuskan untuk membeli kembali Bitcoin, yang kerap kali memicu kenaikan harga lebih lanjut. Lalu, hal itu mendorong potensi likuidasi dari trader yang memasang posisi long.
Sehingga, jika harga turun ke area ini, mereka dipaksa menjual, yang bisa mempercepat penurunan harga Bitcoin.
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*
Data Forbes menunjukkan Elon Musk mencapai kekayaan tertinggi, tembus lebih dari US$749 miliar atau lebih dari Rp12,4 kuadraliun. Ini terjadi usai SpaceX menyelesaikan IPO yang mendorong valuasi perusahaan meningkat sebesar US$800 miliar lebih.
Selain SpaceX, Musk telah mendirikan perusahaan lainnya, termasuk Tesla, Neuralink, xAI dan membeli platform X dengan kesepakatan senilai US$44 miliar tahun 2022 lalu. Harta Musk juga meningkat usai menang dalam sengketa hukum terkait penahanan saham Tesla sekitar US$146 miliar tahun 2018 silam.
Analis Bitcoin Joe Burnett membongkar Musk bisa mencapai US$1 triliun lebih cepat. Tesla memang memiliki paket kompensasi jangka panjang yang berpotensi menambah kekayaannya hingga US$1 triliun lagi, target valuasi yang harus dicapai masih jauh.
Ia berpendapat jalur tercepat Musk menuju US$1 triliun justru bukan lewat Tesla atau IPO, melainkan dengan memborong Bitcoin dan menggunakannya sebagai aset jaminan untuk membiayai bisnis seperti SpaceX dan proyek artificial intelligence (AI).
Menurutnya, kelangkaan Bitcoin dan potensi kenaikan nilainya dapat mempercepat pertumbuhan kekayaan Musk dibanding menunggu insentif korporasi. Namun, strategi ini tetap berisiko tinggi karena volatilitas Bitcoin bisa memicu likuidasi jika harganya jatuh
**Trader Optimis Suku Bunga Dipangkas, Buat Ethereum Salip Kenaikan Bitcoin**
Bitcoin mendadak terbang mencapai US$94 ribu yang diikuti Ethereum (ETH) melesat 8,7% hingga US$3.390 hanya dalam semalam ini, Selasa (09/12).
Peristiwa ini terjadi sehari sebelum The Federal Reserve (The Fed) melakukan rapat untuk memangkas suku bunga kembali yang akan dilakukan pada Kamis (11/12) dini hari.
Diketahui, CME Fedwatch tool mencatat probabilitas pemangkasan suku bunga mencapai 89,6%. Artinya, pasar yakin Ketua The Fed Jerome Powell bakal umumkan kabar tersebut.
Sebagai informasi, imbas kejadian ini altcoin pun ikut alami kenaikan, seperti Solana (SOL) kini berada di area perdagangan US$144 dan Dogecoin (DOGE) US$0,1520.
_Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR)._
** Ahli: Hanya Bitcoin yang akan Bertahan Kala Token Kecil Musnah**
Investor Kevin O’Leary menyebut sebagian besar altcoin sudah tidak relevan lagi. Sementara itu, Bitcoin yang terus mendominasi pasar sejak penciptaannya akan lebih berharga seiring berjalannya waktu.
“Sebagian besar altcoin ini, yang saya sebut koin kotoran, sudah tamat,” ujarnya melalui media sosial X.
Ia menilai bahwa pasar crypto sedang mengalami konsolidasi besar-besaran karena dua faktor utama, regulasi dan modal institusi.
Menurutnya, perkembangan ini membuat banyak altcoin kehilangan nilai dan fungsi, sehingga hanya proyek yang benar-benar kuat, patuh regulasi, dan didukung institusi yang akan bertahan di pasar.
“Para pemodal besar menginginkan kepatuhan, stabilitas, dan harga global, bukan koin tikus yang spekulatif. Inilah pembersihan yang dibutuhkan pasar crypto. Hanya Bitcoin dan Ethereum yang bertahan,” lanjutnya. #AkademiCryptoNews
Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR). $BTC
Perlahan aku belajar dari kesalahan yang awalnya cuma kalah sekarang aku sudah bisa mulai menang 🔥🔥🔥🔥🔥 Tahun depan aku akan memenangkan semua pedaganganku 🤝🔥
Reason: 4h Hidden bearish divergence, Breakdown and retest 1h trendline support
Akhir" ini bitcoin agak jelek, pumps and dumps yang buat altcoinnya ikut. Personally gua masih bullish sampai akhir tahun dengan struktur market re-bound baru baru ini karena higher high dan lower high untuk 4h dan Daily nya cukup meyakinkan, trade ini mencoba untuk ambil contratian opportunity sebelum gua kemungkinan cari Long/Buy di sekitar 87K
**4 Tage bis Powell bereit ist zu handeln, der Markt ist überzeugt, dass die Zinsen sinken werden**
Polymarket zeigt, dass die Marktteilnehmer zu 94% glauben, dass die Federal Reserve (The Fed) den Zinssatz auf 3,50%-3,75% senken wird. Es ist bekannt, dass das Treffen der Fed im Rahmen des Federal Open Market Committee (FOMC) am Mittwoch (10/11) zur lokalen Zeit stattfinden wird.
Dies deutet darauf hin, dass eine Lockerung der Zinspolitik wieder stattfinden wird, zuvor hatte die Fed 3,75%-4,0% festgelegt.
Es ist wichtig zu wissen, dass die Nachricht über die Zinssenkung eng mit dem Krypto-Markt verbunden ist. Denn das umlaufende Geld wird auf den Krypto-Markt umgeschichtet, was dessen Liquidität erhöht.
Zur Information, der Präsident der Vereinigten Staaten (USA) Donald Trump behauptet, er habe den Namen des Kandidaten, der der neue Vorsitzende der Federal Reserve (The Fed) werden soll, bereits in der Tasche, um Jerome Powell zu ersetzen, der vor Weihnachten abgelöst werden soll.
**Bitcoin Ambruk-Ritel Panik, CEO BlackRock: Negara Justru Serok**
CEO BlackRock Larry Fink mengungkapkan dana abadi dari berbagai negara secara diam-diam serok Bitcoin (BTC) saat harganya terjun di bawah US$90 ribu.
Bahkan, para institusi besar negara tersebut secara konsisten mengakumulasi Bitcoin. Lebih dari itu, Larry mengklaim banyak yang memborong aset terbesar crypto tersebut pada harga US$80 ribu.
"Saya dapat mengatakan ada sejumlah dana kedaulatan, mereka menambah secara bertahap pada harga US$120.000, US$100.000, saya tahu mereka membeli lebih banyak di kisaran US$80-an," ucapnya di acara DealBook Summit The New York Times.
Hal ini menandakan negara telah menjadikan Bitcoin sebagai aset investasi jangka panjang, bahkan dilakukan lebih luas.
Sebagai informasi, Uni Emirat Arab dan Luksemburg, melalui institusi dana abadi masing-masing, mengungkapkan telah berinvestasi dalam exchange-traded fund (ETF) spot Bitcoin.
**Peter Schiff Sulit Buktikan Keaslian Emas, CZ: Bitcoin Lebih Mudah**
Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) menantang kritikus Bitcoin Peter Schiff, Kamis (04/12). Di tengah sesi debat, CZ memberikan batangan emas ukuran satu kilogram kepada Schiff dan memintanya untuk memverifikasi apakah emas tersebut asli atau palsu.
Sayangnya, Schiff tak bisa langsung mendeteksi keaslian emas tersebut, ia terpaku, sehingga keraguan itu langsung mematahkan pendapatnya soal Bitcoin yang dianggap ‘tidak ada’.
Padahal, ketidakmampuan Schiff memverifikasi emas telah membuktikan transaksi emas masih sukar dilakukan, sementara Bitcoin jelas, cepat, dan bisa diverifikasi, meski tak ada fisiknya.
“Schiff sangat dekat. Dia memahami semua masalah sistem keuangan saat ini, tetapi hanya memandang Bitcoin sebagai aset spekulatif. Dia belum cukup lama menggunakan Bitcoin. Namun dia tetap seorang pria terhormat,” tulis CZ melansir laman X miliknya.
Tak cukup sampai disitu, Schiff percaya diri mengatakan nilai Bitcoin tak seperti emas yang rekam jejaknya jelas, mapan, dan diterima universal. Namun, CZ mengatakan Bitcoin telah membentuk cara pembayaran sistem keuangan masa depan.
Menutup debat tersebut, CZ memaparkan selama lima tahun terakhir, Bitcoin naik 377%, sementara emas hanya naik 127% dalam periode yang sama. Bitcoin tetap menjadi pemain yang lebih kuat di seluruh siklus, dan kekuatan historis itu adalah bagian dari mengapa dia percaya Bitcoin.
**Peter Schiff Sulit Buktikan Keaslian Emas, CZ: Bitcoin Lebih Mudah**
Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) menantang kritikus Bitcoin Peter Schiff, Kamis (04/12). Di tengah sesi debat, CZ memberikan batangan emas ukuran satu kilogram kepada Schiff dan memintanya untuk memverifikasi apakah emas tersebut asli atau palsu.
Sayangnya, Schiff tak bisa langsung mendeteksi keaslian emas tersebut, ia terpaku, sehingga keraguan itu langsung mematahkan pendapatnya soal Bitcoin yang dianggap ‘tidak ada’.
Padahal, ketidakmampuan Schiff memverifikasi emas telah membuktikan transaksi emas masih sukar dilakukan, sementara Bitcoin jelas, cepat, dan bisa diverifikasi, meski tak ada fisiknya.
“Schiff sangat dekat. Dia memahami semua masalah sistem keuangan saat ini, tetapi hanya memandang Bitcoin sebagai aset spekulatif. Dia belum cukup lama menggunakan Bitcoin. Namun dia tetap seorang pria terhormat,” tulis CZ melansir laman X miliknya.
Tak cukup sampai disitu, Schiff percaya diri mengatakan nilai Bitcoin tak seperti emas yang rekam jejaknya jelas, mapan, dan diterima universal. Namun, CZ mengatakan Bitcoin telah membentuk cara pembayaran sistem keuangan masa depan.
Menutup debat tersebut, CZ memaparkan selama lima tahun terakhir, Bitcoin naik 377%, sementara emas hanya naik 127% dalam periode yang sama. Bitcoin tetap menjadi pemain yang lebih kuat di seluruh siklus, dan kekuatan historis itu adalah bagian dari mengapa dia percaya Bitcoin.
**Peter Schiff Sulit Buktikan Keaslian Emas, CZ: Bitcoin Lebih Mudah**
Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) menantang kritikus Bitcoin Peter Schiff, Kamis (04/12). Di tengah sesi debat, CZ memberikan batangan emas ukuran satu kilogram kepada Schiff dan memintanya untuk memverifikasi apakah emas tersebut asli atau palsu.
Sayangnya, Schiff tak bisa langsung mendeteksi keaslian emas tersebut, ia terpaku, sehingga keraguan itu langsung mematahkan pendapatnya soal Bitcoin yang dianggap ‘tidak ada’.
Padahal, ketidakmampuan Schiff memverifikasi emas telah membuktikan transaksi emas masih sukar dilakukan, sementara Bitcoin jelas, cepat, dan bisa diverifikasi, meski tak ada fisiknya.
“Schiff sangat dekat. Dia memahami semua masalah sistem keuangan saat ini, tetapi hanya memandang Bitcoin sebagai aset spekulatif. Dia belum cukup lama menggunakan Bitcoin. Namun dia tetap seorang pria terhormat,” tulis CZ melansir laman X miliknya.
Tak cukup sampai disitu, Schiff percaya diri mengatakan nilai Bitcoin tak seperti emas yang rekam jejaknya jelas, mapan, dan diterima universal. Namun, CZ mengatakan Bitcoin telah membentuk cara pembayaran sistem keuangan masa depan.
Menutup debat tersebut, CZ memaparkan selama lima tahun terakhir, Bitcoin naik 377%, sementara emas hanya naik 127% dalam periode yang sama. Bitcoin tetap menjadi pemain yang lebih kuat di seluruh siklus, dan kekuatan historis itu adalah bagian dari mengapa dia percaya Bitcoin.
**Investor Lari Terbirit-Birit dari Bitcoin, Malah Beralih ke XRP**
Analis dan jurnalis crypto Jungle Inc Crypto News mengungkapkan investor Wall Street lebih memilih exchange-traded fund (ETF) XRP ketimbang pendahulunya ETF Bitcoin (BTC).
Menurutnya, saat pasar lengah akibat penurunan panjang Bitcoin, sementara Wall Street diam-diam mengalihkan modalnya ke XRP. Belum diketahui alasan pastinya, namun data menunjukan demikian.
"Wall Street secara diam-diam beralih ke ETF XRP sementara pasar lainnya tertidur," tulisnya melansir akun X miliknya.
Terhitung sejak 10 November, saat ETF Bitcoin mengalami arus keluar sebesar US$2,2 miliar, XRP justru menerima dana segar hingga US$874 juta dan nyaris tanpa arus keluar, melansir SoSoValue.
Bukan hanya itu, ETF XRP berhasil menyalip perolehan inflow atau arus dana masuk milik ETF Solana (SOL) yang totalnya US$235 juta. Padahal, ETF ini lebih dulu diluncurkan daripada milik XRP.
Hal ini menandakan aktvitas investor mulai bergeser dengan mencari alternatif ETF crypto yang dinilai memiliki potensi. Namun, peristiwa ini belum mampu mendorong pergerakan harga dari XRP itu sendiri.
Adapun, jika ini terus berlanjut, XRP akan memasuki lingkaran kompetitif, di mana akan bersaing dengan perbankan, sekuritas, manajer investasi, hingga dana pensiun.
_Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR)._
**Michael Burry Nyalakan Alarm Jika Bitcoin Berada di Level Enam Digit**
Michael Burry, investor yang dikenal dengan prediksi krisis 2008, mengatakan Bitcoin tidak bernilai, terlebih jika harganya mencapai US$100.000. Burry membandingkan Bitcoin dengan gelembung tulip pada 1600-an, di mana polanya hampir sama dan cukup berisiko.
Sebagai informasi, gelembung tulip mania merupakan fenomena sosial ekonomi di Belanda, di mana bunga ini dinilai sebagai aset bernilai tinggi, namun justru menyimpang dari nilai intrinsiknya.
Burry menyebut normalisasi harga Bitcoin di enam digit bisa menjadi bumerang lantaran tidak mempertimbangkan nilai dasarnya. Pernyataan ini memicu perdebatan, di mana memecah prediksi para ahli soal harga Bitcoin di masa depan.
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*
** Borong Bitcoin Setiap Hari, Pria dengan IQ Tertinggi: Bull Market Baru Saja Dimulai**
Pria dengan Intelligence Quotient (IQ) tertinggi di dunia Kim YoungHoon menyebut rebound Bitcoin baru saja dimulai. Melihat pasar yang mulai pulih, Kim ungkap dirinya borong Bitcoin setiap hari.
“Saya memborong Bitcoin setiap hari,” ujar Kim, dalam unggahan di media sosial X pribadinya, Rabu (03/12).
Lebih lanjut, ia juga mengatakan pekan ini akan terjadi bull market besar-besaran. Pandangan itu disampaikan usai Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) menyebut akan ada lebih banyak all-time high Bitcoin di masa depan. $BTC
** Bekannt Konservativ, Vanguard Adopsi ETF und Bitcoin Rückkehr zu US$93.000**
Bitcoin erholt sich um 7% und erreicht heute, Mittwoch (03/12), US$93.000, nachdem Vanguard sein Verbot gegenüber börsengehandelten Fonds (ETFs) für Bitcoin aufgehoben hat, genau zum Zeitpunkt der Eröffnung der US-Börsen.
Senior ETF-Analyst von Bloomberg, Eric Balchunas, beschreibt dies als eine Marktreaktion auf das Öffnen neuer Türen in der Krypto-Industrie.
„Ich kann euch sagen, dass ich nicht erwarte, dass Vanguard Bitcoin bis 2025 halten wird“, sagte er.
Viele konservative Vanguard-Investoren können plötzlich in Bitcoin-ETFs wie iShares Bitcoin Trust (IBIT) investieren. Das Handelsvolumen stieg in nur 30 Minuten um US$1 Milliarde.
Zuvor galt das Investmentunternehmen als vorsichtig gegenüber den neuartigen Vermögenswerten.
Das zeigt, dass selbst „traditionelle/konservative“ Investoren beginnen, Bitcoin Platz zu geben, was ein Signal dafür ist, dass Krypto zunehmend in das Mainstream-Portfolio „anerkannt“ wird. $BTC
Melde dich an, um weitere Inhalte zu entdecken
Bleib immer am Ball mit den neuesten Nachrichten aus der Kryptowelt
⚡️ Beteilige dich an aktuellen Diskussionen rund um Kryptothemen
💬 Interagiere mit deinen bevorzugten Content-Erstellern