Bug Fatal Ethereum Pernah “Menghapus” Rp70 Triliun dalam Sekejap
Dunia kripto pernah diguncang insiden besar pada 2017, ketika bug pada wallet Parity membuat lebih dari 1 juta ETH terkunci permanen. Jika dihitung dengan harga Ether saat ini, nilai dana yang hilang itu setara sekitar US$4,2 miliar atau Rp70 triliun.
Menariknya, kasus ini bukan akibat peretasan. Seorang pengembang dengan nama samaran devops199 secara tidak sengaja memicu celah teknis di sistem Parity. Saat mencoba memperbaiki kesalahan dengan menghapus kode tertentu, ia justru mengunci ratusan wallet multi-signature untuk selamanya, tanpa ada cara memulihkan aset di dalamnya.
Pada saat kejadian, harga Ether masih di sekitar US$285 per koin. Artinya, sekitar 0,9% dari total pasokan ETH efektif “hilang” dari peredaran, menjadi pengingat bahwa risiko di kripto tidak selalu datang dari hacker, tapi juga dari kesalahan teknis kecil dengan dampak besar.
Ikuti akun Menjadi Trader untuk insight kripto, sejarah penting market, dan pelajaran mahal yang sering terlupakan. #ethereum #cryptoinsight #blockchain #riskmanagement #menjaditrader NFA, DYOR.
Pasar Kredit Global Overheat, Alarm Risiko Mulai Dibunyikan
Pasar kredit global memanas ke level tertinggi sejak 2007. Premi risiko yang terus menyempit menjadi sinyal bahwa investor mulai terjebak rasa puas diri, mengabaikan risiko makro dan geopolitik demi mengejar imbal hasil jangka pendek.
Euforia dipicu spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed, mendorong penerbitan utang ke rekor baru, meski tekanan inflasi belum sepenuhnya jinak. Para manajer investasi memperingatkan, akumulasi utang yang terlalu agresif ini berpotensi menjadi titik rapuh jika kondisi ekonomi berbalik cepat.
Sejarah menunjukkan, fase ketika risiko diremehkan sering kali menjadi awal volatilitas besar. Pasar tampak tenang, tapi fondasinya makin tipis.
Ikuti akun Menjadi Trader untuk insight makro, risiko global, dan dinamika pasar yang sering luput dari perhatian. #makroekonomi #marketrisk #globalcredit #investasi #menjaditrader NFA, DYOR.
Elon Musk: Sekolah Kedokteran Akan Usang, Robot AI Segera Gantikan Dokter
Elon Musk kembali melontarkan pernyataan kontroversial. CEO Tesla dan SpaceX itu menilai sekolah kedokteran akan kehilangan relevansinya seiring pesatnya kemajuan kecerdasan buatan di bidang medis.
Menurut Musk, robot berbasis AI seperti Optimus berpotensi melampaui kemampuan ahli bedah manusia dalam waktu sekitar tiga tahun. Ia bahkan menyebut kualitas layanan kesehatan ke depan akan jauh lebih baik dan merata dibanding yang dinikmati pemimpin negara saat ini.
Pernyataan ini memicu perdebatan luas. Sejumlah pakar menilai Musk terlalu optimistis, namun mereka sepakat AI akan mengambil peran yang semakin besar dalam diagnosis, pembedahan, dan sistem kesehatan global.
Jika prediksi ini mendekati kenyataan, dunia medis bukan hanya berubah. Ia sedang bersiap memasuki era baru.
Ikuti akun Menjadi Trader untuk insight teknologi, makro, dan perubahan besar yang membentuk masa depan. #ai #teknologi #elonmusk #future #menjaditrader NFA, DYOR.
Gema Goeyardi: Jika Timothy Ronald Jatuh, Dampaknya Bisa Guncang Kripto Indonesia Pernyataan panas datang dari Gema Goeyardi dalam podcast terbaru bersama Nanda Persada. Ia menilai, jika Timothy Ronald sampai dipenjara atau “hancur”, efeknya tidak hanya ke individu, tapi bisa merembet ke industri kripto Indonesia secara luas. Alasannya, sosok Timothy sudah terlanjur melekat kuat sebagai figur “Raja Kripto” di mata publik. Menurut Gema, citra personal yang terlalu dominan membuat persepsi pasar kripto di Indonesia ikut bergantung pada figur tersebut. Ketika figur sentral goyah, kepercayaan publik, terutama investor ritel baru, berpotensi ikut terguncang. Hal ini dinilai berbahaya bagi industri yang masih dalam tahap edukasi dan adopsi. Pernyataan ini langsung memicu diskusi panas di kalangan komunitas kripto, soal apakah industri seharusnya berdiri di atas edukasi dan sistem, bukan figur semata. Follow akun Menjadi Trader untuk insight kripto yang tajam dan kritis setiap hari. #menjaditrader #kriptoindonesia #cryptonews #bitcoin NFA, DYOR.
Trump: Masa Depan Bitcoin & Crypto Harus Dibangun di Amerika
Donald Trump kembali menegaskan sikap pro-kriptonya. Dalam pernyataan terbarunya, ia menyatakan akan memastikan masa depan Bitcoin dan industri kripto dibangun dan berkembang di Amerika Serikat.
Pernyataan ini memperkuat arah kebijakan AS yang mulai bergeser dari sikap defensif menjadi kompetitif terhadap aset digital. Jika direalisasikan, langkah ini berpotensi mendorong arus modal, talenta, dan inovasi kripto global terpusat ke AS.
Di tengah perlombaan global membangun crypto hub, sinyal dari figur politik sekelas Trump bukan sekadar retorika. Ini adalah pesan bahwa kripto mulai diposisikan sebagai aset strategis nasional, bukan lagi ancaman sistem keuangan.
Ikuti akun Menjadi Trader untuk insight makro, kripto, dan pergeseran besar dalam sistem keuangan global. #bitcoin #crypto #trump #menjaditrader NFA, DYOR.
Rial Iran Runtuh di Tengah Protes, Bitcoin Jadi Alat Bertahan Hidup
Di saat protes kian brutal dan krisis ekonomi memburuk, mata uang Rial Iran jatuh bebas. Nilainya hancur, kepercayaan publik ikut runtuh, dan akses ke sistem keuangan global makin tertutup.
Respons masyarakat justru menarik perhatian dunia: hold Bitcoin. Bukan untuk spekulasi, tapi sebagai cara menyelamatkan daya beli dan aset pribadi. Ketika bank dibatasi, inflasi meroket, dan kontrol modal diperketat, Bitcoin berubah fungsi dari aset berisiko menjadi alat lindung nilai dan kebebasan finansial.
Kondisi ini kembali menegaskan satu hal: di negara dengan krisis kepercayaan, Bitcoin bukan soal untung cepat, tapi soal survival ekonomi.
Follow akun Menjadi Trader untuk insight kripto global dan sudut pandang trader di tengah perubahan sistem keuangan. #bitcoin #crypto #globalmacro #menjaditrader NFA, DYOR.
• Meme & listing hype: koin CN pertama tembus Binance Spot. Attention tinggi, tipe momentum play. • Exchange exposure: RAY masuk Coinbase Spot. Likuiditas naik, bias bullish short–mid term. • Tokenomics play: ORCA gandakan buyback. Reward staker naik, tekanan supply turun. • Ethereum gas narrative: GWEI main di tema gas fee + governance + early adopter. • Infra future-proof: TIA dorong blockspace ekstrem buat AI & rollup. • Blue-chip upgrade: BNB makin cepat & efisien lewat upgrade terbaru.
Market lagi nggak random. Ada cerita, ada narasi. Tinggal pilih mau ikut yang mana.
Bitcoin Masih Bertahan di Area $95.000, Market Masuk Fase Netral Kondisi pasar kripto saat ini terpantau neutral. Bitcoin bergerak stabil di kisaran $95.000, belum menunjukkan dorongan kuat ke arah breakout maupun koreksi dalam.
Di fase seperti ini, market biasanya sedang menunggu katalis berikutnya. Pertanyaannya bukan soal apakah Bitcoin bisa naik, tapi kapan momentum itu datang.
Menurut kamu, apakah Bitcoin mampu menyentuh $100.000 bulan ini, atau justru market butuh waktu lebih lama untuk konsolidasi? Follow akun Menjadi Trader untuk insight market harian dan sudut pandang trader. #bitcoin #cryptomarket #trading #btc #menjaditrader NFA, DYOR.
Andai Peter Schiff Beli Bitcoin Sejak 2011, Nilainya Kini Nyaris US$10 Juta Peter Schiff dikenal sebagai salah satu kritikus paling vokal Bitcoin sejak 2011. Namun, jika ia membeli Bitcoin senilai US$1 setiap hari sejak awal skeptisnya, nilai investasinya saat ini diperkirakan sudah mencapai sekitar US$9,8 juta atau setara Rp165 miliar.
Data dari Satoshi Nakamoto Institute mencatat Schiff secara konsisten menyebut Bitcoin sebagai bubble selama hampir 15 tahun. Ironisnya, sejak periode tersebut, Bitcoin telah mencatat kenaikan lebih dari 184.000%, dari harga sekitar US$17,5 hingga level saat ini.
Meski peluang keuntungan tersebut sangat besar, Schiff tetap berpegang pada pandangannya bahwa Bitcoin tidak memiliki nilai intrinsik dan hanya berfungsi sebagai alat tukar selama masih ada pihak yang bersedia menerimanya.
Ikuti insight pasar kripto, ironi market, dan pelajaran besar dari sejarah Bitcoin dengan follow akun Menjadi Trader. #bitcoin #crypto #marketlesson #investasi #menjaditrader NFA, DYOR.
Ancaman Quantum Mulai Diperhitungkan, Strategis Global Lepas Bitcoin Isu quantum computing yang dulu dianggap masih jauh kini mulai memengaruhi keputusan pelaku pasar arus utama. Salah satu strategis global paling disorot, Christopher Wood dari Jefferies, resmi menghapus alokasi Bitcoin dari model portofolionya. Dalam buletin Greed & Fear terbaru, Wood menilai kemajuan teknologi komputasi kuantum berpotensi melemahkan fondasi keamanan Bitcoin. Risiko ini dinilai cukup serius hingga dapat merusak narasi Bitcoin sebagai penyimpan nilai jangka panjang, terutama bagi investor institusional seperti dana pensiun. Wood menyoroti kekhawatiran bahwa quantum computing bisa hadir lebih cepat dari perkiraan, bukan lagi hitungan dekade. Jika teknologi ini mampu membongkar sistem kriptografi Bitcoin, maka kepercayaan terhadap Bitcoin sebagai “digital gold” ikut dipertanyakan. Sebagai langkah defensif, porsi Bitcoin 10% yang sebelumnya ia pegang digantikan dengan aset yang dianggap lebih mapan: 5% emas fisik dan 5% saham perusahaan tambang emas. Pantau terus dinamika market kripto dan sudut pandang institusi global dengan follow akun Menjadi Trader. #bitcoin #crypto #quantum #marketupdate #menjaditrader NFA, DYOR.
Harga belum ke mana-mana, tapi ceritanya ramai: • Makro mulai condong pro-risk (ekspektasi Fed lebih dovish) • Institusi terus masuk pelan tapi konsisten • Regulasi AS pelan-pelan kasih sinyal penerimaan
Secara teknikal, momentum mulai bangun. MACD sudah cross + histogram hijau, tapi ada tembok kuat di 99K.
Bull case: Likuiditas naik → BTC kembali diperlakukan sebagai digital gold.
Risk: Gagal tembus 99K = rawan pullback jangka pendek. Ditambah isu regulasi & security yang masih jadi duri.
Kesimpulan: Bias masih positif, tapi ini bukan area FOMO. Pasar lagi nunggu konfirmasi, bukan janji.
Coinbase Siap Masuk Saham Tokenisasi, Armstrong Bidik “Bursa Segala Aset” Coinbase di bawah kepemimpinan Brian Armstrong bersiap memperluas bisnisnya dengan menghadirkan perdagangan saham untuk seluruh pengguna dalam beberapa minggu ke depan. Langkah awal ini menjadi fondasi menuju visi yang lebih besar: saham yang ditokenisasi dan dikelola langsung di blockchain.
Armstrong mengungkapkan ambisi menjadikan Coinbase sebagai “bursa segala hal”, termasuk penerbitan saham langsung berbasis blockchain yang diperkirakan bisa terealisasi dalam dua tahun mendatang. Menurutnya, transisi sistem kepemilikan saham ke blockchain adalah arah evolusi alami pasar keuangan.
Rencana ini langsung memicu antusiasme komunitas kripto, sekaligus spekulasi soal masa depan tokenisasi aset. Meski begitu, kejelasan regulasi dan kesiapan adopsi institusi masih menjadi kunci sebelum visi ini benar-benar terealisasi.
Bagi Coinbase, ekspansi ini menandai strategi diversifikasi pendapatan sekaligus transformasi dari exchange kripto menjadi platform keuangan global yang lebih komprehensif.
Ikuti akun Menjadi Trader untuk update strategi market, inovasi kripto, dan tren finansial global. #crypto #tokenisasi #coinbase #sahamdigital #menjaditrader NFA, DYOR.