Whale Era Satoshi Bangkit Lagi, 26.900 BTC Disikat Sekaligus!
Setelah lebih dari 13 tahun tak bergerak sejak 2011, sebuah wallet legendaris dari era awal Bitcoin tiba-tiba kembali aktif. Tanpa manuver kecil, wallet ini langsung mengakumulasi 26.900 BTC senilai sekitar $2,45 miliar atau Rp41 triliun, menjadi salah satu aksi pembelian terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Pergerakan wallet tua seperti ini tergolong langka dan kerap dibaca sebagai sinyal kepercayaan jangka panjang terhadap Bitcoin. Aksi agresif ini pun memantik spekulasi di kalangan trader: apakah ini pertanda awal fase bullish berikutnya, atau sekadar relokasi aset lama oleh early adopter yang masih memilih memegang BTC?
Pantau terus update market dan insight penting lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #whalealert
NFA, DYOR.
#BTC $BTC
{future}(BTCUSDT)
After BTC time frame 1 jam,, mencoba break area sweep liq ya,, kalau udh break mungkin akan cepet pergerakannya,,, namun kalau ga mampu tembus berarti masuk area sidways lagi ya.
semoga bermanfaat. salam cuan
$DUSK dan Blockchain yang Tidak Mengejar Narasi Besar
Sebagian proyek hidup dari cerita besar tentang masa depan. Saat ceritanya berubah, nilainya ikut goyah.
Dusk Network tidak bergantung pada satu narasi. Ia tetap relevan terlepas dari apakah pasar sedang membicarakan DeFi, RWA, atau topik lain.
Karena itu $$DUSK idak terlihat mengikuti arus. Ia berjalan di jalur sendiri, lebih tenang, tapi lebih stabil. @Dusk_Foundation #dusk $DUSK
{future}(DUSKUSDT)
$DUSK dan Masalah yang Tidak Menarik Tapi Penting
Privasi selektif, auditabilitas, kepatuhan, semua ini jarang jadi topik viral. Tidak dramatis, tidak memancing emosi.
Namun justru masalah-masalah inilah yang menentukan apakah blockchain bisa dipakai di sektor serius.
Dusk Network memilih fokus ke area yang sering dihindari proyek lain. Dan di sanalah $$DUSK enemukan relevansinya: mengerjakan hal yang penting, meski tidak menarik perhatian. @Dusk_Foundation #dusk $DUSK
{future}(DUSKUSDT)
$DUSK dan Blockchain yang Dibangun untuk Dunia yang Tidak Sempurna
Banyak blockchain diasumsikan hidup di dunia ideal: pengguna jujur, sistem rapi, konflik minimal. Dunia nyata tidak bekerja seperti itu.
Dusk Network justru berangkat dari ketidaksempurnaan tersebut. Ia mengasumsikan adanya konflik kepentingan, kesalahan manusia, dan kebutuhan hukum yang kompleks.
Karena itu $$DUSK idak mencoba menciptakan dunia baru, tetapi menyediakan infrastruktur yang tetap berfungsi meski realitas tidak ideal. @Dusk_Foundation #dusk $DUSK
{future}(DUSKUSDT)
Eropa Mulai Jauh dari AS, Jerman Kritik Keras Arah Kebijakan Washington
Amerika Serikat kembali menjadi sorotan tajam dari Eropa. Sejumlah pejabat dan analis di Jerman menilai arah kebijakan luar negeri Washington semakin tidak konsisten dan justru menggerus tatanan global yang dibangun sejak pasca-Perang Dunia II. Ketegangan geopolitik, perang dagang, hingga langkah sepihak AS dalam konflik internasional dinilai mempercepat pergeseran pusat kekuatan dunia.
Di sisi lain, Jerman mulai menunjukkan sikap yang lebih mandiri dan berani mengambil jarak dari pengaruh Amerika Serikat. Dorongan untuk memperkuat kapabilitas militer, kemandirian energi, serta membangun kerja sama strategis di luar poros Washington kian menguat. Perubahan sikap ini memunculkan diskusi luas soal arah baru Eropa, termasuk potensi kebangkitan nasionalisme Jerman dalam format modern.
Bagi pasar global, dinamika ini menambah lapisan ketidakpastian geopolitik yang bisa berdampak ke mata uang, komoditas, hingga aset berisiko seperti kripto. Perubahan keseimbangan kekuatan dunia sering kali menjadi katalis volatilitas jangka menengah.
Pantau terus perkembangan geopolitik global dan dampaknya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #geopolitik #globalmarket #makro #marketupdate
NFA, DYOR.
Powell Diselidiki DOJ, Konflik The Fed vs Gedung Putih Makin Panas
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengonfirmasi bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) telah melayangkan subpoena grand jury yang berpotensi mengarah pada penyelidikan kriminal. Langkah ini terkait kesaksian Powell di hadapan Komite Perbankan Senat pada Juni tahun lalu, termasuk pernyataannya soal renovasi gedung bersejarah The Fed.
Dalam pernyataan resminya, Powell menegaskan komitmennya terhadap supremasi hukum dan akuntabilitas publik. Namun, ia juga memberi sinyal bahwa proses hukum ini tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya tekanan politik terhadap bank sentral, terutama setelah kritik keras Presiden Donald Trump terhadap kebijakan suku bunga Fed.
Powell menekankan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk Ketua The Fed. Meski begitu, ia menilai situasi ini mencerminkan eskalasi ketegangan antara independensi bank sentral dan kekuasaan eksekutif. Ia menyatakan akan tetap menjalankan mandatnya dengan integritas, sesuai kepercayaan Senat dan publik Amerika.
Kasus ini menambah lapisan ketidakpastian baru bagi pasar, di tengah isu suku bunga, inflasi, dan arah kebijakan moneter AS ke depan faktor yang sangat sensitif bagi aset berisiko, termasuk kripto.
Ikuti update makro global dan dampaknya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #TheFed #Powell #makro #marketupdate
NFA, DYOR.
BTC Insight
Bitcoin naik pelan dalam 24 jam terakhir. Secara struktur masih kuat, tapi mulai masuk fase “rawan euforia”.
Highlight utama:
Dari sisi teknikal, momentum bullish masih jalan. MACD sudah konfirmasi arah naik, tapi harga terlihat terlalu jauh dari area seimbang.
Pemain besar belum pergi. Institusi keuangan papan atas terus menambah eksposur ke BTC lewat ETF.
Aktivitas paus mengarah ke akumulasi, ditandai dengan penarikan suplai dari bursa.
Sinyal positif:
Institusi besar makin agresif masuk → kepercayaan jangka panjang belum luntur.
Puluhan ribu BTC keluar dari exchange → tekanan jual berkurang.
Momentum teknikal masih mendukung kelanjutan tren naik.
Risiko yang perlu dicatat:
Harga sudah bermain di atas upper band → rawan koreksi atau sideways sehat.
Area 88K masih menyimpan potensi likuidasi leverage besar jika disentuh.
Ada pandangan analis yang menilai reli ini tidak sejalan dengan likuiditas global.
Kesimpulan:
Trend masih pro-bull, tapi market butuh “nafas”. Bukan area FOMO, lebih cocok buat manajemen posisi.
Silver Salip Saham Teknologi Raksasa, Jadi Aset Terbesar Kedua Dunia
Perak kini resmi menempati posisi aset dengan kapitalisasi pasar terbesar nomor dua di dunia, tepat di bawah emas. Dengan valuasi sekitar US$4,5 triliun, silver melampaui raksasa teknologi global seperti NVIDIA, Apple, dan Microsoft sebuah pergeseran besar dalam peta aset global.
Lonjakan posisi ini mencerminkan perubahan preferensi investor yang semakin memburu aset lindung nilai fisik di tengah ketidakpastian ekonomi, geopolitik, dan kebijakan moneter. Berbeda dari emas, perak memiliki keunikan sebagai aset ganda: selain berfungsi sebagai penyimpan nilai, silver juga krusial untuk sektor industri seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga teknologi manufaktur.
Kombinasi fungsi defensif dan utilitas riil ini membuat silver semakin relevan di fase pasar penuh risiko, saat investor mencari perlindungan sekaligus eksposur pertumbuhan jangka panjang.
Ikuti update makro, komoditas, dan implikasinya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #silver #komoditas #makro #marketupdate
NFA, DYOR.