Fiat Iran Ambruk Total, 1 Bitcoin Kini Tembus 104 Miliar Rial
Nilai tukar mata uang Iran (rial) dilaporkan jatuh ke titik ekstrem hingga nyaris tidak bernilai terhadap dolar AS. Dampaknya, harga Bitcoin di pasar lokal Iran melonjak drastis, dengan 1 BTC kini setara sekitar 104 miliar rial.
Kondisi ini terjadi di tengah krisis ekonomi berat, kerusuhan domestik, serta meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat. Di pasar bebas, nilai tukar rial sempat menyentuh kisaran 1,3–1,4 juta rial per dolar AS, menjadikannya salah satu mata uang terlemah di dunia saat ini.
Fenomena ini kembali menegaskan peran Bitcoin sebagai lindung nilai ketika fiat kehilangan kepercayaan. Sebagai perbandingan, harga 1 BTC saat ini berada di kisaran Rp1,5 miliar, sekitar €78 ribu di Eropa, dan US$92 ribu di Amerika Serikat.
Krisis fiat kembali jadi pengingat: ketika uang negara runtuh, aset terdesentralisasi mulai bicara.
Ikuti update makro & crypto impact lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #macro #fiatcrisis NFA, DYOR.
Senat AS Resmi Rilis Draf RUU Kripto, Regulasi Pasar Mulai Masuk Babak Baru
Senat Amerika Serikat resmi mempublikasikan draf rancangan undang-undang (RUU) terkait struktur pasar kripto. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa regulator AS mulai serius membangun kerangka hukum yang lebih jelas dan terstruktur untuk industri aset digital.
RUU ini dirancang untuk memperjelas batas kewenangan regulator, mekanisme pengawasan, serta klasifikasi aset kripto di pasar. Jika disahkan, aturan ini berpotensi mengurangi ketidakpastian hukum yang selama ini membayangi pelaku industri, sekaligus membuka jalan bagi partisipasi institusi yang lebih besar.
Bagi pasar, kejelasan regulasi sering dipandang sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang. Artinya, kripto di AS perlahan bergerak dari area abu-abu menuju sistem keuangan yang lebih mapan dan terintegrasi.
Ikuti terus update regulasi global dan dampaknya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #cryptonews #regulasikripto #bitcoin #altcoins NFA, DYOR.
X Bersiap Jadi Super App Finansial, Elon Musk Arahkan Fokus ke Crypto & Aset Keuangan Elon Musk kembali menegaskan transformasi besar X ke arah platform finansial global. X kini mulai mengembangkan fitur pelacakan harga aset, termasuk token crypto dan saham, menandai pergeseran fokus dari media sosial ke ekosistem keuangan terpadu. Langkah ini sejalan dengan visi Musk menjadikan X sebagai super app: satu platform untuk komunikasi, pembayaran, hingga perdagangan aset dalam aplikasi. Dengan regulasi crypto yang perlahan menemukan kejelasan, pintu untuk integrasi perdagangan aset digital, pembayaran berbasis crypto, dan layanan finansial lintas ekosistem semakin terbuka lebar. Ini bukan sekadar penambahan fitur, melainkan perubahan identitas. Saat distribusi pengguna global bertemu infrastruktur finansial, hambatan skala praktis hilang. Media sosial berevolusi, dan dunia keuangan ikut berpindah tempat. Pantau terus arah besar crypto dan fintech dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #cryptonews #fintech #elonmusk #web3 NFA, DYOR.
Powell Balas Tekanan Trump: Kebijakan Suku Bunga Ditentukan Data, Bukan Gedung Putih
Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan bahwa kebijakan suku bunga The Fed sepenuhnya didasarkan pada data ekonomi, bukan tekanan politik. Pernyataan ini muncul setelah Powell mengonfirmasi telah menerima subpoena dari Departemen Kehakiman AS terkait proyek renovasi gedung The Fed.
Powell menilai langkah hukum tersebut bukan sekadar soal renovasi, melainkan bagian dari tekanan lanjutan akibat perbedaan pandangan dengan Presiden Donald Trump terkait arah suku bunga. Ia menyiratkan bahwa independensi bank sentral sedang diuji di tengah dinamika politik yang memanas.
Menurut Powell, ancaman tuntutan pidana mencerminkan risiko ketika kebijakan moneter dipaksa mengikuti kepentingan politik, bukan kepentingan publik dan stabilitas ekonomi. Ia menekankan bahwa The Fed akan tetap berpegang pada mandatnya: mengambil keputusan berdasarkan data riil ekonomi.
Isu ini kembali memantik perhatian pasar global, karena independensi The Fed selama ini menjadi pilar utama kepercayaan investor terhadap sistem keuangan AS.
Ikuti terus update makro dan dampaknya ke market crypto dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #macronews #federalreserve #cryptomarket NFA, DYOR.
Federal Reserve Diserang Jalur Pidana, Emas Cetak Rekor Baru
Ketegangan antara Federal Reserve dan pemerintah AS memanas. Department of Justice (DoJ) dikabarkan mengancam The Fed dengan proses pidana terkait pengeluaran besar untuk renovasi gedung kantor mereka.
Selama 12 bulan terakhir, Jerome Powell memilih diam meski terus diserang Donald Trump secara terbuka. Namun kali ini, Powell angkat suara. Ia menegaskan bahwa tekanan hukum tersebut bukan isu anggaran semata, melainkan upaya pemerintah menekan The Fed karena menolak memangkas suku bunga.
Respons pasar langsung terasa. Ketidakpastian atas independensi bank sentral AS mendorong investor mencari aset lindung nilai. Harga emas pun melonjak dan kembali mencetak all-time high baru.
Eropa Mulai Jauh dari AS, Jerman Kritik Keras Arah Kebijakan Washington
Amerika Serikat kembali menjadi sorotan tajam dari Eropa. Sejumlah pejabat dan analis di Jerman menilai arah kebijakan luar negeri Washington semakin tidak konsisten dan justru menggerus tatanan global yang dibangun sejak pasca-Perang Dunia II. Ketegangan geopolitik, perang dagang, hingga langkah sepihak AS dalam konflik internasional dinilai mempercepat pergeseran pusat kekuatan dunia.
Di sisi lain, Jerman mulai menunjukkan sikap yang lebih mandiri dan berani mengambil jarak dari pengaruh Amerika Serikat. Dorongan untuk memperkuat kapabilitas militer, kemandirian energi, serta membangun kerja sama strategis di luar poros Washington kian menguat. Perubahan sikap ini memunculkan diskusi luas soal arah baru Eropa, termasuk potensi kebangkitan nasionalisme Jerman dalam format modern.
Bagi pasar global, dinamika ini menambah lapisan ketidakpastian geopolitik yang bisa berdampak ke mata uang, komoditas, hingga aset berisiko seperti kripto. Perubahan keseimbangan kekuatan dunia sering kali menjadi katalis volatilitas jangka menengah.
Pantau terus perkembangan geopolitik global dan dampaknya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #geopolitik #globalmarket #makro #marketupdate NFA, DYOR.
Silver Salip Saham Teknologi Raksasa, Jadi Aset Terbesar Kedua Dunia
Perak kini resmi menempati posisi aset dengan kapitalisasi pasar terbesar nomor dua di dunia, tepat di bawah emas. Dengan valuasi sekitar US$4,5 triliun, silver melampaui raksasa teknologi global seperti NVIDIA, Apple, dan Microsoft sebuah pergeseran besar dalam peta aset global.
Lonjakan posisi ini mencerminkan perubahan preferensi investor yang semakin memburu aset lindung nilai fisik di tengah ketidakpastian ekonomi, geopolitik, dan kebijakan moneter. Berbeda dari emas, perak memiliki keunikan sebagai aset ganda: selain berfungsi sebagai penyimpan nilai, silver juga krusial untuk sektor industri seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga teknologi manufaktur.
Kombinasi fungsi defensif dan utilitas riil ini membuat silver semakin relevan di fase pasar penuh risiko, saat investor mencari perlindungan sekaligus eksposur pertumbuhan jangka panjang.
Ikuti update makro, komoditas, dan implikasinya ke market dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #silver #komoditas #makro #marketupdate NFA, DYOR.
Happy weekend. Hari Minggu bukan buat ngejar market, tapi buat ngeberesin diri. Review trade minggu ini, cek jurnal, rapikan mindset. Market nggak ke mana-mana mental dan disiplin yang nentuin hasil jangka panjang. Santai secukupnya, siapin fokus buat minggu depan. 💪
CPI AS Rilis 13 Januari 2026, Pasar Kripto Waspada Volatilitas Besar
Pasar kembali bersiap menghadapi potensi guncangan besar. Data inflasi Amerika Serikat (CPI) dijadwalkan rilis pada 13 Januari 2026, yang secara historis kerap memicu lonjakan volatilitas di aset berisiko, termasuk Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.
CPI menjadi indikator kunci arah kebijakan The Fed. Jika inflasi lebih panas dari ekspektasi, tekanan ke market bisa meningkat. Sebaliknya, data yang lebih jinak berpotensi memicu reli jangka pendek. Dengan likuiditas yang masih sensitif dan positioning trader yang padat, pergerakan tajam dua arah sangat mungkin terjadi.
Trader disarankan lebih disiplin mengelola risiko, memperhatikan level likuiditas, serta menghindari overleverage menjelang rilis data makro penting ini.
Ikuti update makro dan insight kripto terbaru dengan follow akun Menjadi Trader agar tidak salah langkah saat market bergejolak. #menjaditrader #CPI #cryptomarket #bitcoin #macro NFA, DYOR.
Stoic + Mindful + Discipline = Trader di Atas Rata-rata
Mayoritas trader kalah bukan karena setup jelek, tapi karena mental, emosi, dan kebiasaan.
1. Stoic → Mental Baja Loss bukan musuh, win bukan euforia. Kamu fokus ke apa yang bisa dikontrol: risk, entry, exit. Market chaos, tapi kepalamu tetap dingin.
2. Mindful → Tetap Tenang di Tengah Volatilitas Nggak FOMO saat candle hijau, nggak revenge saat candle merah. Kamu sadar posisi, sadar risiko, sadar emosi sebelum klik buy/sell.
3. Discipline → Konsisten & Bertumbuh Entry sesuai plan, stop loss dihormati, jurnal dijalankan. Bukan cari cuan sekali besar, tapi profit kecil yang diulang berkali-kali. Di sinilah edge jangka panjang terbentuk.
Gabungkan ketiganya, kamu bukan sekadar trader yang berharap, tapi trader yang punya sistem, mental, dan proses.
Market nggak peduli perasaanmu. Tapi trader yang disiplin, market lama-lama tunduk.
Bitcoin Jadi Jalan Keluar Krisis, Penambang Venezuela Selamatkan Keluarganya
Seorang pria asal Venezuela bernama Sultan membagikan kisah bagaimana Bitcoin mengubah hidup keluarganya di tengah runtuhnya sistem keuangan negara. Ia mengaku mulai menambang Bitcoin dari rumah sejak 2014, saat Venezuela dilanda krisis ekonomi parah di bawah pemerintahan Nicolás Maduro dengan inflasi yang melonjak ekstrem.
Dalam unggahannya di X, Sultan mengatakan Bitcoin menjadi alat perlindungan dari sistem keuangan yang rusak. Selama lebih dari satu dekade, hasil menambang BTC perlahan membangun kemandirian finansial hingga akhirnya memungkinkan seluruh keluarganya pindah dan menetap di luar negeri.
Menurut Sultan, tanpa Bitcoin, keluarganya kemungkinan besar akan terjebak dalam kemiskinan, terlebih di tengah tekanan ekonomi dan intervensi geopolitik yang terjadi belakangan ini. Meski begitu, ia tidak mengungkap secara rinci berapa total Bitcoin yang berhasil dikumpulkan dari aktivitas menambang tersebut.
Kisah ini kembali menyoroti peran Bitcoin sebagai lindung nilai dan alat kebebasan finansial di negara dengan sistem ekonomi yang rapuh. Ikuti update cerita, insight, dan peluang kripto lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptostory #adopsi NFA, DYOR.
Ethereum OG Buang ETH Lagi, Deposit Rp2 Triliun Picu Waspada Pasar
Seorang Ethereum OG kembali mencuri perhatian pasar setelah melakukan aksi jual besar dalam dua hari terakhir. Wallet yang diketahui membeli 154.076 ETH di harga rata-rata sekitar US$517 itu menyetor 40.251 ETH ke exchange Bitstamp, dengan total nilai mencapai US$124 juta atau sekitar Rp2 triliun.
Langkah ini memicu spekulasi adanya potensi tekanan jual lanjutan, mengingat aksi tersebut datang dari holder lama dengan unrealized profit yang sangat besar. Pergerakan dana ke exchange sering dibaca pasar sebagai sinyal kesiapan untuk menjual, meski belum tentu seluruhnya dilepas ke market.
Menariknya, wallet tersebut masih menyimpan sekitar 26.000 ETH senilai kurang lebih US$80,15 juta. Sisa kepemilikan ini tetap menjadi radar utama pelaku pasar: apakah ini bagian dari fase distribusi besar, atau sekadar profit taking bertahap dari OG Ethereum?
Pantau data on-chain dan insight kripto terbaru dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #ethereum #onchain #cryptonews NFA, DYOR.